Sondag, 07 April 2013

RPP SMA XI SEMESTER 1



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
I.              Sekolah                       : SMA
Mata Pelajaran            : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kelas / semester          : XI / 1
Alokasi Waktu           : 2 x 45 menit

II.           Standar Kompetensi   : Menganalisis berbagai bentuk dan dampak tantangan, gangguan, hambatan, dan ancaman dalam membangun integrasi nasional dalam baingkai bhineka tunggal ika.

III.        Kompetensi Dasar      : 2. Mengantisipasi berbagai dampak dari bentuk ancaman, tantangan, dan gangguan dalam membangun integrasi nasional.

IV.        Indikator                    :
1.      Siswa dapat mendeskripsikan pengertian integrasi nasional.
2.      Siswa dapat menunjukkan dampak dari ancaman, tantangan, gangguan bagi  integrasi nasional.
3.      Siswa dapat menjelaskan hubungan kebudayaan daerah dengan integrasi nasional.
4.      Siswa dapat membedakan antara integrasi nasional dengan bhineka tunggal ika.

V.           Tujuan Pembelajaran  :
1.    Setelah mengikuti pertemuan hari ini siswa dapat menjelaskan pengertian integrasi nasional 75% benar.
2.    Setelah mengikuti pertemuan hari ini siswa dapat menunjukkan dampak dari ancaman, tantangan, gangguan siswa dapat mengerti masalah terberat dalam membangun integrasi nasional.
3.    Setelah mengikuti pertemuan hari ini siswa dapat mengerti hubungan antara kebudayaan daerah dengan integrasi nasional 70 % benar.
4.    Setelah mengikuti pertemuan hari ini siswa dapat membedakan pengertian atau makna dari integrasi nasional dengan bhineka tunggal ika.

VI.        Karakter yang dikembangkan :
1.      Cinta tanah air
2.      Toleransi.
3.      Semangat kebengsaan.

VII.     Materi Pembelajaran   :
1.      Tujuan integrasi nasional
2.      Bentuk – bentuk ancaman, tantangan dan gangguan dalam membangun integrasi nasional.
3.      Kebudayaan daerah.
Bhineka tunggal ika.

VIII.  Metode Pembelajaran :
          Ceramah dan Jigsau

IX.        Kegiatan Belajar Mengajar:



Pendahuluan
Persiapan:
Memberi salam, mengabsen siswa, mempersiapkan media (ppt) , membagi siswa menjadi 3 kelompok dan menata meja dan kursi siswa untuk setting diskusi.
Apersepsi:
Guru mengajukan pertanyaan (pre test) kepada siswa tentang pemerintahan di daerahnya dan aturan tentang pemerintahan daerah
Informasi kompetensi:
Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dari materi ini
8 menit

Penyajian
Eksplorasi :
·  Guru menguraikan tujuan integrasi nasional
·  Guru menjelaskan pengertian dasar bhineka tunggal ika.

Elaborasi : Dalam kegiatan elaborasi,
F Membagi siswa dalam kelompok-kelompok kecil @ 4 orang, dinamakan kelompok kooperatif.
F Guru menyampaikan tugas-tugas yang harus dikerjakan masing-masing anggota kelompok kooperatif, yang terdiri atas :
INTEGRASI NASIONAL
o   Pengertian integrasi nasional
o   Ciri-ciri integrasi nasional yang baik
o   Macam-macam ancaman integrasi nasional di daerah
o   faktor penyebab ancaman integrasi itu muncul
Jika jumlah siswa 40 orang, berarti terdapat 10 kelompok. Jadi terdapat kelompok yang membahas materi sama.
F Setelah selesai melakukan diskusi dalam kelompok kecil, setiap anggota kelompok mengambil undian tugas secara indivual yang telah disediakan oleh guru. Undian berisi materi-materi yang telah didiskusikan.
F Siswa diminta menemui teman lain yang mempunyai tugas sama untuk membentuk kelompok baru dan mengerjakan tugas yang ia terima. Anggota kelompok baru tersebut kemungkinan besar terdiri atas siswa yang dalam kelompok kecil membahas materi berbeda. Jadi anggota kelompok baru jumlahnya lebih banyak dan berisi siswa dari kelompok yang membahas materi berbeda dan dinamakan kelompok ahli.
F Setiap anggota kelompok baru bertindak sebagai ahli yang harus mencatat, ikut serta secara aktif memberikan informasi dan berdiskusi.
F Kelompok ahli kembali berkumpul ke kelompok kooperatif semula, bertugas memberikan informasi dari hasil diskusi kelompok ahli.
F Meminta perwakilan kelompok kooperatif untuk mempresentasikan hasil diskusi secara menyeluruh dalam diskusi kelas dan mengambil kesimpulan.
F Guru memfasilitasi jika terdapat siswa atau kelompok yang mengalami kesulitan dan memberikan klarifikasi jika terjadi kesalahan konsep.

Konfirmasi :
·  Siswa dipersilakan bertanya tentang hal-hal yang kurang jelas
·  Guru menjelaskan secara garis besar
70 menit

Penutup
·  Siswa merangkum materi hari ini dengan bimbingan guru
·  Siswa diberikan post test dan dikumpulkan bersama lembar laporan diskusi
12 menit


X.           Media Pembelajaran   :
          Power point (terlampir)

XI.        Sumber Pembelajaran :
1.  Integrasi nasional suatu pendekatan budaya
2.  Media masa Koran.

XII.     Evaluasi                      :
          Teknik penilaian        : Tertulis
          Jenis Penilaian           : Tes dan non tes
          Bentuk penilaian       : Essay dan lembar pengamata                                               
Surakarta,   Maret 2013
                                                                                                    Praktekkan


                                                                                              ( Joko Priyanto )
                                                                                                NIM. K6410036


     Dosen Pembimbing                                                              Guru Pamong



 ( Dr. Sri Haryati, M.Pd )                                                   (                                   )



Mengetahui
Kepala Sekolah SMA Surakarta



(                                   )



Lampiran 1
MATERI PEMBELAJARAN



A.    Pengertian Integrasi Nasional
              Secara etimologi, integrasi nasional berasal dari kata latin integrare yang artinya memberi tampat bagi suatu unsur demi suatu keseluruhan. Kemudian dari bentuk kata benda integrasi yang artinya keutuhan atau kebulatan. Selanjutnya, dari kata – kata integritas di bentuk kata sifat integer, artinya utuh. Oleh sebab itu, istilah integrasi berati membuat unsur – unsur tertentu menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh.
              Menurut Widjaja, integrasi adalah keserasian satuan – satuan yang terdapat dalam suatu system, dan bukan penyeragama, namun merupakan hubungan satuan – satuan yang sedemikian rupa serta tidak merugikan masing – masing satuan. Yang baik saling mendukung satuan serta masih memiliki identitas masing – masing dan saling menguntungkan.

B.     Dampak dari ancaman, tantangan, gangguan bagi  integrasi nasional.
Dampak dari ancaman, tantangan dan gangguan bagia integrasi nasional akan berimbas kepada kesetabila keamanan dan ketahan nasional jika pemerintah tidak cepat tanggap akan gangguan yang muncul entah dari luar negeri atau dalam negeri.
Ancaman – ancaman ini akan berimbas pada berbagai sector yang akan menunjang berkembangnya Indonesia dan sekarang sudah tidak lagi bertumpu pada TNI untuk menjaga keutuhan integrasi nasional tetapi di butuhkan kerjasama dari berbagai sector.

C.     Hubungan kebudayaan daerah dengan integrasi nasional.
Kebudayan disini dapat di artikan sebagai upaya masyarakat dalam suatu daerah tertentu untuk terus menerus secara deaklitis menjawab setiap tantangan yang dihadapkan kepadanya dengan menciptakan berbagai prasarana dan sarana yang pada intinya proses terus menerus menyimak kadar dinamika dari system nilai dan system kebudayaan yang mapanh dalam masyarakat.
Dalam hubungan ini keduanya memiliki peranan yang penting karena sebuah integrasi menyatuan semua elemen yang ada termasuk kebudayaan daerah yang dimana Indonesia memiliki beragam kebudayaan daerah yang dimana kebeudayaan di suatu daerah belum tentu dapat di terima di daerah lain.

D.    Membedakan integrasi nasional dengan bhineka tunggal ika.
Diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu". Kata ika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.
              Integrasi adalah keserasian satuan – satuan yang terdapat dalam suatu system, dan bukan penyeragama, namun merupakan hubungan satuan – satuan yang sedemikian rupa serta tidak merugikan masing – masing satuan. Yang baik saling mendukung satuan serta masih memiliki identitas masing – masing dan saling menguntungkan.

















Lampiran 2

Print out media pembelajaran


       

     






Lampiran 3
Instrumen penilaian
Test essay
  1. Kisi – kisi test
No
Indikator
C1
C2
C3
Jumlah Soal
1.       
Siswa dapat mendeskripsikan pengertian integrasi nasional.

V



1
2.       
Siswa dapat menunjukkan dampak dari ancaman, tantangan, gangguan bagi  integrasi nasional


V


1
3.       
Siswa dapat menjelaskan hubungan kebudayaan daerah dengan integrasi nasional.


V


1
4.       
Siswa dapat membedakan pengertian atau makna dari integrasi nasional dengan bhineka tunggal ika.

V



1
                                                                        Total
4

  1. Soal
1.      Jelaskan pengertian integrasi nasional! (2)
2.      Bagaimana dampak dari sebuah ancaman bagi integrasi nasional? (5)
3.      Apa hubungan kebudayaan daerah dengan integrasi nasional? (10)
4.      Jelaskan pengertian bhineka tunggal ika!(2)



C.     Kunci jawaban

1.      Keserasian satuan – satuan yang terdapat dalam suatu system, dan bukan penyeragama, namun merupakan hubungan satuan – satuan yang sedemikian rupa serta tidak merugikan masing – masing satuan. Yang baik saling mendukung satuan serta masih memiliki identitas masing – masing dan saling menguntungkan.
2.      Dampak dari sebuah ancaman itu adalah terganggunya kestabilan keamanan nasional dan dapat memberikan rasa tidak aman kemada masyarakat jika pihak yang terkait tidak segera menyelesaikan atau mencari solusinya, dan yang paling parahnya akan timbulnya disintegrasi di Indonesia.
3.      Kebudayan merupakan suatu proses dan hasil perkembangan manusia yang akan di salurkan oleh generasi ke generasi untuk kehidupan manusiawi yang lebih baik yamg di mana setiap kebudayaan tersebut memiliki masing – masing ke unikan yang akan memperkaya Indonesia jika di integrasikan dengan baik karena pada dasarnya integrasi merupakan penyatuan keseluruhanentah itu suku, budaya, bahasa, agar tercipta rasa saling hormat dan menghargai sebuah perbedaan.
4.       Diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu". Kata ika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.







  1. Skor / penilaian
Kriteria penskoran
1.      Skor 2        mudah
2.      Skor 5        sedang
3.      Skor 10      sulit
Total skor        : 17

Nilai =  x 100

Lampiran 4
Tugas tindak lanjut

Ø  Siswa meresume materi yang sudah dipelajari hari itu dan dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya, maksimal dua halaman kertas A4, diketik rapi dengan margin kanan 2, kiri 2, atas 2, bawah 2.

Rubrik penilaian :
Indikator :
  1. Isi resume mencakup materi yang telah dipelajari sebelumnya
  2. Tulisan rapi
  3. Mencapai maksimal dua halaman
  4. Bahasa runtut dan sistematis

Skor
Keterangan
5
Semua indikator  terpenuhi
4
Satu indikator tidak tampak
3
Dua indikator tidak tampak
2
Tiga indikator tidak tampak
1
Empat indikator tidak tampak

Nilai =  x 100